Gambar hanya ilustrasi
Kisah Sukses Martabak Orins, Bermula dari Kolong Jembatan Stasiun Gondangdia
Tidak banyak orang tahu kalau Orins berdiri pertama kali di bawah kolong jembatan. Jadi benar-benar di bawah jembatan Stasiun Gondangdia. Berawal dari kolong jembatan, sekarang martabak Orins, makanan mudah dijumpai dan sudah ada di mana-mana.
Menurut berbagai sumber, Sonny Arca Ardryanto adalah seorang penjual martabak yang sukses. Ia dikenal sebagai pendiri Martabak Pizza Orins.
Jumlah gerainya saat ini sudah mencapai angka 100. Seluruh outlet ini tersebar di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya.
Sonny mengakui karier kulinernya tidak terjadi dalam semalam. Dibutuhkan banyak kerja dan usaha. Pernah hanya satu pesanan per hari didapatkan selama 2011 hingga 2014, harus berpindah lokasi berkali-kali karena penggusuran, belum lagi Sonny harus menutup outletnya setiap kali ada orderan pesan antar yang diantarkannya menggunakan satu-satunya sepeda motor yang saya miliki.
Terakhir, sejak 2015, Sonny melaporkan bahwa 93% pelanggannya rutin membawa pulang Martabak untuk dimakan, dan Semua kendala mulai berubah sejak memasuki 2015. Saat itu, Sonny pertama kalinya mendapatkan tawaran dari Gojek untuk masuk ke dalam ekosistemnya dengan memanfaatkan ekonomi digital. Momentum ini digunakan untuk mendorong inovasi dalam model bisnisnya.
Sangat mudah untuk mengubah bisnis Martabak miliknya dengan memprioritaskan kemudahan pesan-antar mungkin terdengar sederhana. Namun, upaya Martabak ini tidak hanya mengubah pola pemesanan, beberapa inovasi baru juga diluncurkan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan pada umumnya dan perkembangan bisnis Martabak yang secara khusus.
Menawarkan menu masakan unik dan nyentrik yang jarang ditemukan di penjual martabak lain. Misalnya Martabak Samyang Super Hot, Martabak Chicken Mushroom dan Martabak Ayam Keju Mozzarella. Sonny juga pernah membagikan 100 Martabak gratis dan 100 voucher untuk masyarakat di sekitar outlet.
Artikel ini disadur dari berbagai sumber.